<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755</id><updated>2011-07-31T12:43:18.021+07:00</updated><category term='Sekilas tentang makna hidup'/><category term='Perempuan'/><category term='Lingkungan'/><category term='Hidupku'/><category term='Ekonomi Islam'/><category term='Indonesiaku'/><category term='Sastra'/><category term='Liburan'/><title type='text'>Knowledge Conqueror</title><subtitle type='html'>Sayangi makhluk dibumi, maka Dzat Yang di Langit akan lebih menyayangimu</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-2908121547139563210</id><published>2011-07-25T17:32:00.004+07:00</published><updated>2011-07-25T17:54:15.861+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekilas tentang makna hidup'/><title type='text'>Anak itu Masih Berjuang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-hweo8ZQOrHI/Ti1KFaF6lOI/AAAAAAAAAGQ/1larXd41AKs/s1600/Sahabat.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-hweo8ZQOrHI/Ti1KFaF6lOI/AAAAAAAAAGQ/1larXd41AKs/s320/Sahabat.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5633240165674292450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Di posting kembali dari catatan yang lalu. :)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Warna kulit anak itu gelap karena cahaya matahari dan hembusan sang  bayu sangat suka padanya. Dia duduk dipinggir jalan di sebuah sudut kota  terus berusaha untuk meraih rezeki yang telah Allah tentukan untuknya.  Ribuan kali kendaraan lewat menjadi saksi bahwa dia memang disana, tegar  dengan segala gaya kekanak-kanakannya dalam mencari rezeki. Aku tak  tahu apakah dia bersekolah atau tidak, apakah dia mengaji di TPA atau  tidak. Tapi, satu yang selalu tersurat adalah dia ada disana sepanjang  hari, ketika bintang besar naik dipagi hari hingga sang bintang bertugas  kebelahan bumi lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berjualan dengan muka berpancarkan  cahaya kesabaran, dia meniti hari dengan menghitung setiap nominal  Rupiah yang dia dapatkan. Apakah cukup untuk sehari ini atau bisa  disimpan untuk kehidupan besok. Dia hanya ingin memenuhi kebutuhannya  dan bukan keinginannya karena dia tidak tahu tentang keinginan selain  memenuhi apa yang diperlukan keluarganya. Aku tak tahu berapa jumlah  adik, abang atau kakaknya. Dan aku juga tidak tahu apakah mereka  melakukan hal yang sama atau tidak. Yang sangat jelas adalah mungkin dia  dan anggota keluarganya yang lain setiap harinya berusaha dengan  mengeluarkan keringat yang tetesannya mengeluarkan pahala yang tak  terhingga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melirik kesana, memainkan tangan ala anak umur  sepuluh tahunan adalah hal yang sangat membahagiakan menurutnya sambil  menunggu pelanggan yang kurang setia dengan apa yang dia perdagangkan.  Terkadang dia melihat sekeliling, terkadang mukanya terlihat penuh  penantian, penantian untuk mendapatkan rezeki yang bentuknya uang. Uang  yang bisa memenuhi keinginannya untuk memberikan kebutuhan buat  keluarganya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Matanya selalu senang melihat seragam  anak-anak yang keluar ke sekolah. Mata itu bahagia melihat hal, benar  bahagia, sangat bahagia. Aku tahu, dia sangat menginginkan lagi seragam  itu, dia pernah punya seragam itu. Tapi aku tidak tahu, apakah dia akan  memakai seragam itu lagi atau tidak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya kehidupan  itu adalah anugerah, harus disyukuri. Aku tak tahu apakah dia benar  ingin melakukan semua hal diatas atau memang karena keterpaksaan. Sama  sekali aku tak tahu. Aku hanya melihat dari jauh, sangat jauh. Satu hal  yang sangat nyata adalah dia harus melakukan itu. Aku tidak yakin orang  tuanya memaksanya, karena semua orang tua didunia ini menginginkan  anaknya bahagia. Tapi, benar, aku sangat jauh untuk mengetahui itu  semua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan sebuah kenyataan lain adalah dia tidak hanya  sendiri dalam hal ini, dia mempunyai jutaan kawan didunia ini. Jutaan  kawannya juga mempunyai kegiatan yang sama. Berusaha untuk kehidupannya,  berjuang untuk setiap detik yang mereka lewati dan meraih bahagia dalam  setiap kesedihan, kekesalan, kemarahan dan juga kelelahan untuk semua  pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh manusia dewasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia  masih tetap semangat, hingga dia bisa meyakinkan dirinya bahwa dia  telah bisa menaklukan hidup ini. Matanya memiliki sorotan yang membuat  hati setiap yang memandang akan merasakan apa yang dia pikirkan. Setiap  gerakannya meyakinkan aku bahwa dia bahagia dengan hidupnya, karena dia  tak pernah berharap selain pada Allah, Si Maha Penyebar Rezeki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teruntuk khusus:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dua anak yang sangat menyentuh hatiku, kalian sangat tegar!!!!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalian  benar-benar bekerja untuk menyayangi orang tua, meski orang tua kalian  tak berdaya membahagiakan seperti yang dirasakan anak-anak lain, tapi  kalian membuktikan bahwa setiap manusia harus menyayangi orang tuanya  meski orang tuanya tidak pernah berbuat/memberikan sesuatu untuk  kehidupannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sedang terharu........&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dara&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-2908121547139563210?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=2154774640129&amp;id=1569336414&amp;ref=notif&amp;notif_t=feed_comment_reply#!/note.php?note_id=226519764037835' title='Anak itu Masih Berjuang'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/2908121547139563210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=2908121547139563210' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/2908121547139563210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/2908121547139563210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2011/07/anak-itu-masih-berjuang.html' title='Anak itu Masih Berjuang'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-hweo8ZQOrHI/Ti1KFaF6lOI/AAAAAAAAAGQ/1larXd41AKs/s72-c/Sahabat.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-1888451354465260823</id><published>2011-02-12T14:53:00.000+07:00</published><updated>2011-02-12T14:57:36.853+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perempuan'/><title type='text'>Sepenggal kisah tentang para Ibu</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Diposkan kembali setelah tanggal 25 September 2010&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mencetak bata, &lt;em&gt;ceumacah&lt;/em&gt;  (menginjak-injak tanah untuk proses menanam padi), menjahit, menyapu  jalan, berjualan di kios, berjualan di kaki lima, laundry women(bukan  pakai  mesin cuci tapi pakai tangan tangguh mereka), menjadi assistant  koki di warung makan, mengajar di sekolah adalah deretan pekerjaan para  Ibu tangguh ini. Sendiri, sendiri mereka berusaha dengan sepenuh hati  untuk menghidupi anak-anak mereka. Mereka bekerja bukan untuk dianggap  setara dengan laki-laki, sama sekali bukan, mereka bekerja murni untuk  anak-anak dan keluarga. Mereka juga bekerja bukan untuk sederetan merk  make-up , TIDAK, sama sekali tak pernah terlihat bedak dipermukaan kulit  yang menampakkan daya tarik yang menua. Mereka bekerja juga bukan untuk  mengumpulkan kekayaan, tapi hanya untuk mencukupi makanan dan  pendidikan tanggungannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang sangat menarik adalah pendidikan  anak-anak mereka. Curahan terbesar yang para Ibu ini berikan adalah  memperhatikan pendidikan bagi calon-calon pemimpin bangsa ini. Dengan  Rp. 40 per bata yang dia cetak, dia harus membiayai empat anaknya.  Memang, tak mahal biayanya menempuh pendidikan di sekolah negeri. Tapi,  apakah baju, buku, transportasi sekolah akan membiayai juga? Sama sekali  tidak. Ibu inilah yang menanggung semuanya. Calon-calon pemimpin bangsa  ini berada di tangan seorang Ibu yang selalu memegang, mengangkut dan  mencetak tanah liat yang akan dijadikan bata. Meskipun tak sampai jadi  pemimpin bangsa, paling tidak, jadi pemimpin di masyarakatnya. Karena  sangat jelas, pemimpin bangsa telah diambil alih orang lain yang sama  sekali tidak mengerti bagaimana caranya menjadi memimpin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka  selalu bersyukur, hal itu yang membuat hati merasa sangat terharu. Tak  pernah mengeluh, selalu positif dalam setiap tindakan. Tak pernah  menyerah dalam menantang hidup, tapi selalu merendah dalam meminta pada  Sang Pencipta. Sekeras apapun cobaan yang mereka terima, selalu mereka  tersenyum, malah air mata adalah hal yang langka dalam hidup mereka.  Jika perempuan terkenal dengan sifat cengengnya, maka sifat ini tidak  berlaku bagi mereka, tapi hal ini bukan berarti mereka bukan perempuan  sejati! Sejatinya, mereka adalah pejuang perempuan yang sangat-sangat  bekerja keras untuk anak-anak mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum saya lupa, saya mau  memberitahu bahwa mereka bekerja bukan karena suami mereka tidak ada  pekerjaan, tapi karena suami mereka telah kembali ke pangkuan Rabb. Tak  terbesit pun dalam perasaan mereka untuk menikah lagi, bukan karena  tidak ada yang mau, tapi karena mereka yakin mereka bisa melalui hidup  sendiri. Melalui hidup dengan menghidupi anak-anaknya, bekerja dengan  ikhlas untuk keluarganya. Mereka yakin bisa menjadi sosok Ibu yang  lembut seperti layaknya Ibu yang ada di seluruh penjuru dunia, tapi  mereka juga bisa menjadi Ibu tangguh untuk mencoba menggantikan  kehadiran suaminya. Sekali lagi, bukan untuk menjadi Ayah bagi anak-anak  mereka tapi mencoba menjadi tangguh agar suasana tegar meliputi  keluarganya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semoga semangat mereka menular ke kita!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Tak ada yang dapat menandingi keindahan langit pagi dan sore kecuali pelukan seorang Ibu dan tangisan anak bayi&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dara&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-1888451354465260823?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.facebook.com/notes.php?id=540617409#!/note.php?note_id=154334987922980' title='Sepenggal kisah tentang para Ibu'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/1888451354465260823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=1888451354465260823' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/1888451354465260823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/1888451354465260823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2011/02/sepenggal-kisah-tentang-para-ibu.html' title='Sepenggal kisah tentang para Ibu'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-7252060164109742478</id><published>2011-02-12T14:46:00.000+07:00</published><updated>2011-02-12T14:53:02.233+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan'/><title type='text'>Autumn in Seulawah</title><content type='html'>&lt;img src="file:///C:/Users/user/AppData/Local/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /&gt;&lt;p&gt;(Mari menjaga lingkungan kita, jika bukan kita siapa lagi? Mau mengharap pemerintah, No Way!)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perjalanan  pekan lalu banyak menyimpan cerita, ya seperti perjalanan-perjalanan  yang pernah dilakukan orang-orang sekaliber Ibnu Batutta. Tapi, saya  adalah orang biasa yang hanya tahu mencatat apa yang saya lihat dan  catatan kali ini adalah hasil pengamatan dalam perjalanan yang sangat  melelahkan itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernah melihat bagaimana kondisi pepohonan di  musim gugur? Tidak pernah, saya juga belum pernah. Ya, saya tahu kita  hidup di negara yang hanya punya dua musim dan musim gugur tidak  termasuk salah satunya, ya saya tahu juga tidak semua kita yang berasal  dari Indonesia ini pernah keluar negeri yang ada musim gugurnya. Ya,  saya tahu juga kalau mayoritas dari kita pernah melihat gambar atau  rekaman tentang bagaimana kondisi pepohonan pada musim gugur. Ya, saya  juga tahu kalau beberapa dari kita tidak pernah melihatnya. Bagi yang  belum pernah melihatnya, tenang saja, saya akan melampirkannya bersama  catatan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika membuka kumpulan lembaran coretan  saya, saya menemukan kata-kata autumn in Seulawah.  Sejak kapan ada  musim gugur di Seulawah? Tapi, musim gugur di Seulawah berbeda, menurut  saya sangat eksotis dan juga miris! Jika kita melihat pemandangan di  gambar musim gugur, pepohonannya hanya menggugurkan daun yang menjadi  miliknya tapi dia masih terlihat hidup. Berbeda dengan musim gugurdi  Seulawah, para pohon ini terkesan menggugurkan daunnya atau  dipaksakanmenggugurkan daunnya dan terlihat mati, meskipun tidak mati,  dia terlihat seperti sedang sakaratul maut dan akan mati dalam hitungan  hari atau jam. Saya yakin kalian pernah melihat kondisi pohon  disepanjang jalan Seulawah kan? Mereka itu Pohon kering plus asap-asap  yang menari-nari disekitarnya. Tak ada harapan hidup saya pikir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika  di luar sana musim gugur disebabkan karena proses pergantian musim atau  rotasi bumi, maka di Seulawah terjadi karena ulah makhluk yang namanya  manusia serakah. Betapa tidak, pepohonan yang seharusnya menjadi  pelindung alam namun saat ini mereka hanya bisa meninggalkan jasad yang  sebentar lagi akan dieksekusikan juga oleh makhluk yang bernama manusia  sedikit serakah.  Pohon itu makhluk hidup lho! Kenapa mereka yang  bertugas melindungi manusia dari bencana harus diperlakukan seperti ini.  Daun yang lebat digugurkan secara paksa! Pohon itu tidak juga egois  lho! Ribuan makhluk hidup mencari nafkah di sebatang pohon besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana  temperature dikala musim gugur? Maaf, saya sendiri tidak pernah  merasakan bagaimana itu. Tapi, saya pernah merasakan bagaimana musim  gugur yang terjadi di Seulawah, panas, penuh asap, terkadang masih  terlihat ada sedikit api, terkadang seram dan sepertinya banyak mata  dibalik semua itu yang membuat adrenalin meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mungkin  kecintaan kita terhadap pohon tidak seperti cinta nenek moyang kita  dahulu. Pohon adalah lambang kesejahteraan dan kemakmuran bagi mereka.  Mungkin kita akan mengatakan hal yang sama tapi dengan sedikit rasa  egois bahwa kesejahteraan dan kemakmuran bagi manusia serakah itu  sendiri dan tidak untuk lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika autumn di negeri  orang sangat indah, maka di negeri tercinta ini dan tepatnya dibumi  Seuramoe ini autumn tidak lain hanyalah matinya pepohonan di hutan yang  menjadi salah satu hutan lindung yang berfungsi tentu saja sebagai  pelindung berbagai makhluk bukan sebagai tempat latihan militer atau  program investasi tanaman sawit atau pisang yang salah tempat!&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini hanyalah catatan, semoga tidak ada yang protes, maaf saya bukan pejabat&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salam Pohon&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;:)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-7252060164109742478?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.facebook.com/note.php?note_id=145956365427509' title='Autumn in Seulawah'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/7252060164109742478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=7252060164109742478' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/7252060164109742478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/7252060164109742478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2011/02/autumn-in-seulawah.html' title='Autumn in Seulawah'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-1466120377783642615</id><published>2011-02-12T14:32:00.002+07:00</published><updated>2011-02-12T14:45:09.797+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekilas tentang makna hidup'/><title type='text'>Siarê Brêuh (sebambu beras) di depan Pendopo Nanggroe</title><content type='html'>Tulisan ini dipos kembali setelah diposkan pada tanggal 6 Juni 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh hari ini kami mendapatkan pelajaran yang sangat berharga, yah  pelajaran itu pelajaran bersyukur. Rasanya apa yang kami lihat hari ini  adalah fiksi belaka atau pun hanya mimpi yang lewat begitu saja ketika  kami terlelap. Namun, sejatinya apa yang kami saksikan dengan mata  kepala adalah kenyataan yang memilukan bukan khayalan belaka. Semoga  tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca dan tetaplah asah rasa syukurmu  kepada Allah di setiap saat, apapun kondisinya, jangan pernah menghujat  Allah untuk segera memberikanmu kesenangan. Terkadang kesusahan itu  lebih baik untuk mu dari pada kesenangan. Allah sangat tahu kapan  memberikan senang dan susah. Usaha dan bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 5 Juni, Sabtu sore sekitar pukul 18.50pm, kami masih dalam  perjalanan menuju ke Ule Lheu dan melewati Jl. STA Mansyursyah, butiran  air yang jatuh dari awan juga menyertai perjalanan kami hari ini.  Walaupun cuaca tidak mau bersahabat hari ini (tidak mau bersahabat  menurut manusia, padahal cuaca hari ini adalah Rahmat bagi MakhlukNya),  kami tetap melanjutkan perjalanan yang penuh hikmah ini. Tapi,  perjalanan kami sempat terhenti karena ada pemandangan yang sangat  memilukan. Pemandangan ini tidak pernah terlintas di pikiran kami  sebelumnya. Kami berpikir bahwa kami tidak akan pernah melihat  pemandangan ini di Nanggroe para Pejuang ini. Mungkin, pemandangan ini  tidak hanya terjadi sekali ini saja, mungkin berkali-kali terjadi  diberbagai pelosok Nanggoe Iskandar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat didepan gerbang Pendopo Nanggoe, kami menghentikan keledai Hoja  (sebutan untuk motor butut kesayangan kami) dengan mendadak karena  melihat seorang anak laki-laki yang lagi berusaha untuk mengutip kembali   beras yang tumpah dari kantong plastiknya  di atas  aspal hitam.  Menurut taksiran, anak laki-laki itu masih berumur 12-an tahun, dengan  sabar ia mengutip kembali beras yang tumpah itu dalam derasan air hujan.  Tiba-tiba ada dua laki-laki yang menghampirinya dan membantu mengutip  berasnya yang tumpah itu. Karena rasa iba yang tak tertahankan, kami  juga menghampiri bocah itu. Kami bertanya, “kenapa dek?” dan dua  laki-laki  langsung bercerita - di samping bocah tadi asyik mengumpul  berasnya -“ adek ini tadi diserempet mobil dan terjatuh dan mobil itu  berlalu begitu saja” (ya iyalah, pasti mobil itu pakai kaca hitam dan  tertutup semua sampai tidak melihat keadaan disekitarnya, kebanyakan  moto pengendara mobil adalah jalan ini milik nek Tu aku / jalan milik  nenek moyangnya), tragis. Seketika, hati kami sangat teriris karena  kejadian tersebut berlokasikan di Pendopo Nanggroe yang mungkin para  penghuninya sedang bermesraan dengan kehangatan Istana sedangkan  diluarnya ada bocah yang kedinginan dan mengutip beras per beras. Sangat  ironis. Plastik yang berisikan beras itu telah rusak dan robek, tapi  anak itu masih memasukkan hasil jerih payahnya kedalam plastic tersebut.  Melihat itu, kami memberikan plastic yang kami gunakan untuk melindungi  tas kami. Paling tidak, dengan plastic itu dia bisa membawa pulang  sisa-sisa hasil perjuangannya hari ini. Dua pria tadi memberikan makanan  yang mereka bawa kepada anak itu dan karena terburu-buru mereka segera  pergi dengan memegang tangan anak itu (tentu saja dengan uang  besertanya). Ya, kemudian hanya kami bertiga berada disana dan setelah  berbicara sebentar dia segera mendayung sepeda tuanya. “Tinggal dimana  dek? “Dibelakang Taman Budaya kak! Dan diapun pergi meninggalkan kami,  sedangkan kami harus berusaha menghidupkan Keledai Hoja yang tidak mau  lagi di-starter tapi harus di-engkol. Kamipun melesat dan terakhir kami  melihat ada seorang pemuda yang menghampiri anak tersebut dan bertanya  “Kenapa dek? Dan kami tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya dengan  pembicaraan mereka. Yang jelas, sang pemuda itu ingin membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa dilematis keadaan Nanggroe ini, di depan kediaman sang Pemimpin  Nanggroe nan megah masih ada anak umur 12 yang mengutip beras gengam per  gengam di bawah tetesan-tetesan Rahmat Allah. Anak itu tidak peduli  beras itu basah atau tidak, yang penting harus diambil lagi meski telah  jatuh di badan jalan yang bersejarah itu. Toh hanya siare (satu bambu)  sampai kerumah juga akan dicuci dan langsung ditanak oleh ibunya (itupun  jika dia masih punya ibu atau orang  tuanya) karena mungkin dia  menjemput rezekinya yang hanya cukup makan dua kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja yang penuh Rahmat itu (baca: hujan) menjadi saksi bahwa kondisi  Nanggroe tercinta ini masih sangat lemah untuk melindungi kaum lemah.  Anak yang berprofesi penjahit sepatu(dilehernya ada kotak kayu yang  digunakan sebagai alat untuk menjahit) itu menjadi bagian yang akan  sangat menyedihkan dalam perjalanan Nanggoe ini (meskipun masih sangat  banyak kesedihan-kesedihan lainnya yang belum bisa dihilangkan dengan  beberapa kesenangan yang diberikan Nanggroe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami hanya ingin berbagi cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Dara dan Nabila&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-1466120377783642615?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.facebook.com/dara.adila#!/note.php?note_id=126833064006506' title='Siarê Brêuh (sebambu beras) di depan Pendopo Nanggroe'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/1466120377783642615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=1466120377783642615' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/1466120377783642615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/1466120377783642615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2011/02/siare-breuh-sebambu-beras-di-depan.html' title='Siarê Brêuh (sebambu beras) di depan Pendopo Nanggroe'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-7705209087254085311</id><published>2010-04-29T09:21:00.007+07:00</published><updated>2010-04-29T10:43:05.539+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekilas tentang makna hidup'/><title type='text'>This is Home</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/S9j_ohwRinI/AAAAAAAAADg/-OBtOg65IjE/s1600/Solo219.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/S9j_ohwRinI/AAAAAAAAADg/-OBtOg65IjE/s320/Solo219.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465399219534793330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;        Home sweet home. This phrase has beautiful meaning. Home means your soul, life and memories. No matters are bad or good life going on within. Home still sweet whatever its condition.&lt;br /&gt;     You find love inside home and spread it outside. Sometime misery comes to you and you can not coping by yourself, you need home as your place to come back in. You need love that produce  in anytime by your home, home made. This is home. Place where you growth and shared your memories. The place where you find brotherhood and sisterhood.&lt;br /&gt;     Sometimes you go far away from your home, but it makes suffer. Truly place of your own is your home.  It is like Swicthfoot's song,  &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"This is home,  Now I'm finally,  Where I belong,  Where I belong, Yeah, this is home I've been searching, For a place of my own, Now I've found it, Maybe this is home ,Yeah, this is home"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;      You can find the best cook in this place, your mother. Also, the best trainer whole life, your father. You are the trainee of this life. Yeah, home is where you belong to.&lt;br /&gt;      Go far away from your home, but never run from its memories. Keep in deep inside of your heart. This is your home. Place where you can cry, laugh, angry, sad, happy and whatever your feel is.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With Love,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-7705209087254085311?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/7705209087254085311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=7705209087254085311' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/7705209087254085311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/7705209087254085311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2010/04/this-is-home.html' title='This is Home'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/S9j_ohwRinI/AAAAAAAAADg/-OBtOg65IjE/s72-c/Solo219.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-5659658156648905715</id><published>2010-04-25T09:24:00.010+07:00</published><updated>2010-04-25T20:49:26.915+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liburan'/><title type='text'>Exotic Sabang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/S9RGaSxLg8I/AAAAAAAAADY/djzW3BcoZjA/s1600/IMG_3113.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/S9RGaSxLg8I/AAAAAAAAADY/djzW3BcoZjA/s320/IMG_3113.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464069665435911106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/S9Q9iX-B2RI/AAAAAAAAADI/DM7PZ69sV-0/s1600/IMG_3085.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/S9Q9iX-B2RI/AAAAAAAAADI/DM7PZ69sV-0/s320/IMG_3085.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464059908666284306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/S9O0z44cVSI/AAAAAAAAADA/q3GlyPgrY2s/s1600/IMG_3070.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/S9O0z44cVSI/AAAAAAAAADA/q3GlyPgrY2s/s320/IMG_3070.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463909576465995042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 16 April 2010 bertepatan dengan hari Jumat, bersama kawan-kawan di kantor saya menuju ke Sabang. Berangkat dari Pelabuhan Ule Lheu dengan kapal cepat yang memang sangat cepat. Tidak terasa sudah sampai ke Pelabuhan Balohan hanya dalam waktu 40 menit. Tapi, kurang romantis jika naik kapal cepat ini karena tidak leluasa menikmati lautan yang indah. &lt;br /&gt;Kata-kata yang keluar dari mulut ketika pertama menginjakkan kaki di tanah Sabang adalah Subhanallah! Wow, pulau yang indah! Perjalanan kami lanjutkan ke tempat yang akan kami jadikan base kami yaitu ke Gapang, sekitar 60 menit dari Pelabuhan Balohan. Jalan menuju kesana sedikit lebih terjal daripada jalan di Seulawah. Tapi, perjalanan di Takengon menduduki peringkat nomor satu dari pada yang lain (referensi dari Dara Adila yang pernah menakluki jalan-jalan di Takengon) ;). Perjalanan ini pun sangat berkesan, ribuan pemandangan indah mencuci mata saya yang sedikit lelah dengan pemandangan di Banda Aceh. Setelah satu jam kami menempuh perjalanan yang menimbulkan ketegangan yang menyenangkan, kami sampai ke Gapang. Cottage yang kami tempati lumayan bagus dan nyaman untuk mengambil beberapa gambar bagus. Wah senangnya ;)&lt;br /&gt;Keesokan harinya, kami melewati hari dengan duduk di ruangan untuk membahas agenda kerja. Lelah tapi menyenangkan. Sore hari kami melepaskan kepenatan dengan mengelilingi pantai Gapang. Beberapa kawan segera berlari menuju ke air laut yang sangat menggoda, tapi saya tidak karena takut air ;) . Banyak gambar yang saya ambil dari kecantikan alam Sang Sempurna. Senja pun memanggil dan kembali menuju ke Cottage untuk menghadapi Sang Sempurna.&lt;br /&gt;Pagi Minggu, saya dan kawan-kawan mempunyai kesempatan menuju ke Zero Point of Indonesia (Titik Nol Kilo Meter). Again, Subhallah! Sangat indah. Hamparan Samudera Hindia menyambut kami dengan ikhlas. Saya sangat bangga bisa menginjakkan kaki di tanah yang menjadi titik paling ujung di Kepulauan Indonesia. Setelah menapakkan kaki di daratan paling ujung Indonesia ini, kami menuju ke Iboih, daratan yang sangat ramai di hari libur. Ketika kami sedang menikmati pemandangan pulau Rubiah yang ada di depan pantai Iboih, tiba-tiba seorang laki-laki mendatangi kami dan menawarkan jasa guide tour keliling setengah pulau Rubiah (tidak lucu kan setengah saja? Karena kalau keliling penuh pulau tersebut harganya mahal, hehehhe) dengan harga Rp. 150.000,- selama 30 menit plus pemandangan alam bawah laut yang keren sekali. Sangat puas dan benar-benar liburan yang sangat bermakna.&lt;br /&gt;Dari Iboih kami menuju ke Kota Sabang untuk mencari makan siang sebelum menuju ke Pelabuhan kembali ke Banda Aceh. Jam 4 sore kapal akan berangkat dan sebelumnya kami menyempatkan diri untuk mengelilingi kota Sabang dan berhenti lama di Mesjid yang sangat indah, lagi lagi dan lagi sangat indah.&lt;br /&gt;Jam 4 kami meninggalkan pulau yang selalu indah ini menuju kembali ke Banda Aceh yang menawarkan seribu satu kesibukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With Love,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dara Adila&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-5659658156648905715?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/5659658156648905715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=5659658156648905715' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/5659658156648905715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/5659658156648905715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2010/04/exotic-sabang.html' title='Exotic Sabang'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/S9RGaSxLg8I/AAAAAAAAADY/djzW3BcoZjA/s72-c/IMG_3113.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-7367689918733096578</id><published>2009-08-27T21:31:00.004+07:00</published><updated>2009-08-27T22:04:53.695+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekilas tentang makna hidup'/><title type='text'>Kesabaran dan Kemuliaan</title><content type='html'>Salam buat semua...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagi dan lagi saya meninggalkan blog ini. Ya, beberapa bulan terakhir saya disibukkan dengan kegiatan akhir kampus, seperti menyusun cover skripsi, mencetak nya dan juga mengejar dosen untuk tanda tangan serta yudisium dan akhirnya wisuda. Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk tulisan kali ini saya akan berbagi sedikit tentang perihal sabar dan kemuliaan. Sabar adalah kata yang indah dan seindah kenyataannya jika kata ini kita terapkan dalam kehidupan kita. Bulan ini adalah bulan Ramadhan yang penuh berkah serta ampunan. Sabar akan menjadi kata yang paling favorit di kalangan kita. Misalnya ketika hendak marah, maka kawan kita mengingatkan sabar. Hal ini tidak hany di bulan puasa saja ya, di bulan-bulan lain juga. Dan sabar itu akan menghasilkan kemuliaan. Asal yang baik akan memberikan ujung yang baik pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peace&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-7367689918733096578?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/7367689918733096578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=7367689918733096578' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/7367689918733096578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/7367689918733096578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2009/08/kesabaran-dan-kemuliaan.html' title='Kesabaran dan Kemuliaan'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-3377241698441403445</id><published>2009-05-29T10:27:00.005+07:00</published><updated>2009-05-29T10:49:24.342+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Sebuah peninggalan dari  Safwan Idris Rektor IAIN Ar Raniry (Almarhum)</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kampus Ar Raniry&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Disini air mengalir bening selalu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Minumlah sepuas-puas mu agar dahaga jadi sirna &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Sungai ini hulunya di surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Sungai orang yang haus akan makna kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Sungai yang mengantarkan kepada kebahagiaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Disini mata air bening mengalir &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Berbahagialah siapa yang mereguknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Wahai generasi muda harapan umat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Jangan engkau kotori air ini dengan maksiat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Jangan kalian tuangkan arak dan brendi ke sungai ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Sebab air ini mengalir ke firdaus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Kampus Darussalam, 1997&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Almarhum Prof.Dr.Tgk.H.Safwan Idris,MA &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-3377241698441403445?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/3377241698441403445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=3377241698441403445' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/3377241698441403445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/3377241698441403445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2009/05/sebuah-peninggalan-dari-safwan-idris.html' title='Sebuah peninggalan dari  Safwan Idris Rektor IAIN Ar Raniry (Almarhum)'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-6687670124153848875</id><published>2009-05-14T15:52:00.003+07:00</published><updated>2009-05-14T15:55:20.428+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perempuan'/><title type='text'>Perempuan itu adalah perempuan yang tumbuh dari dirinya sendiri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak  aku mulai terbentuk, sang perempuan adalah manusia pertama yang melindungi aku dari semua hal akan menyakitiku. Perempuan itu juga yang memaksa dirinya untuk makan sebanyak-banyaknya. Tidak peduli dia akan gemuk ataupun kelihatan gemuk. Sang perempuan itupun terus saja berusaha menjaga calon manusia yang ada dalam perutnya. Dia menjaga dan membawanya kemanapun dia pergi. Dan aku rasa, bukan hanya aku yang pernah merasakan asiknya di bawa oleh sang perempuan tanpa terkena apapun dan tanpa tersentuh apapun, sekalipun itu matahari. Namun, semua makhluk di bumi Allah ini pasti pernah merasakan nikmatnya hidup di alam kandungan.&lt;br /&gt;Selanjutnya, aku juga tumbuh sebagai perempuan. Ya, aku adalah perempuan pertama setelah empat saudara laki-lakiku. Aku sangat bahagia karena kehadiranku disambut dengan air mata bahagia oleh bapakku dan terutama oleh ibuku. Ketika aku tau aku adalah perempuan aku sangat bersyukur kepada sang Pencipta diriku. Dan ketika aku tau aku adalah perempuan yang terlahir di bumi Aceh, aku lebih bersyukur lagi. Karena aku akan bisa bebas mengekspresikan diriku, tanpa pengekangan dari pihak manapun. Aku lebih senang lagi ketika aku tau aku boleh pergi ke sekolah mana saja yang aku mau dan sanggup aku mencapainya. Tidak pernah ada larangan. Aku makin bahagia ketika aku atu aku bisa bergaul dengan siapa saja (agamaku mengajariku begitu). Aku lebih bahagia ketika aku tau bahwa agamaku mempunyai aturan-aturan yang akan mengatur hidupku dangan baik. Dan hal yang paling bahagia yang membuat diriku tersenyum adalah ketika aku tau bahwa Tuhanku tidak pernah membeda-bedakan laki-laki dengan perempuan. Tuhanku hanya membedakan mereka dari sisi ketaqwaannya. Aku sangat senang.&lt;br /&gt;Seiiring dengan tumbuhnya diriku. Aku semakin mengerti apa itu aturan-aturan agamaku dalam mengatur diriku sebagai perempuan. Aku mengerti batasan-batasan yang telah ditetapkan agamaku terhadap auratku. Aku selalu ingin tampil dengan terbungkusnya semua auratku. Meski kadang aku khilaf dan juga lupa tentang auratku. Aku juga semakin banyak tau bahwa aku adalah manusia yang selalu membawa sebuah tempat (rahim) yang sangat kokoh untuk berkembangnya calon manusia. Aku semakin mengerti sekarang. Dan aku semakin tau bahwa aku adalah perempuan yang tumbuh dalam aturan agama dan budaya negeriku. Hmmm, aku juga sangat tau bahwa aku adalah perempuan yang sangat mudah untuk mengikuti arus. Sangat susah untuk bilang tidak terhadap semua rayuan dunia. Ya, tapi aku terus mencoba untuk berkata tidak untuk arus yang berlawanan dengan gaya, aturan agamaku.&lt;br /&gt;Tapi, aku sedih ketika aku mendengar bahwa saudara-saudaraku yang berada di luar sana. Mereka adalah perempuan yang selalu dikekang dalam rumah. Mereka adalah perempuan yang sama sekali tidak boleh berbicara dengan laki-laki ajnabi. Mereka adalah perempuan yang sama sekali tidak boleh menikmati pendidikan. Mereka harus melayani suami mereka di usia yang sangat muda. Aku tidak menyatakan bahwa tidak boleh menikah diusia muda. Mereka selalu dikekang oleh suaminya. Penderitaan mereka tidak hanya dilakukan oleh keluarga mereka. Namun juga berlanjut dengan siksaan dari suami mereka. Mereka dituntut untuk melahirkan anak laki-laki yang konon akan membuat bangga keluarga mereka. Jika mereka melahirkan anak perempuan maka keluarga mereka akan sangat maliu. Aku juga tau bahwa ternyata masih ada perempuan yang dibakar hanya karena berbicara dengan laki-laki. Ups, aku sangat terharu. Padahal mereka adalah muslim. Aku juga tidak mengerti mengapa mereka mengamalkan Islam sebegitu rupa. Apakah beda Rasul yang mengajarkan mereka dengan Rasul yang mengajarkan kami disini. Ya, aku tau bahwa yang mengajarkan umat Islam adalah Rasul Muhammad saw. Yang senantiasa mengajarkan kelembutan dan ketenangan tanpa kekerasan.&lt;br /&gt;Seperti itu fakta yang ada di negeri yang mungkin saat ini, saudara-saudaraku masih merasakan hal yang sama dengan apa yang telah aku ceritakan diatas. Berbeda lagi dengan perempuan-perempuan yang berada di belahan dunia lain. Mereka justru sangat bebas, tentu saja lebih bebas dari aku. Mereka tidak mempunyai aturan yang akan mengatur aurat mereka (mereka tidak punya aurat ya atau…?) Aku hanya  berfikir bahwa mereka juga patut untuk dikasihani. Namun, mereka masih lebih beruntung karena kesempatan mereka untuk menuntut ilmu masih tersedia. Tidak ada larangan untuk itu. Mereka juga bisa mengekspresikan diri mereka dengan sebebas-bebasnya. Sebebas debu yang beterbangan di udara. Ya, itulah perempuan disana.&lt;br /&gt;Ya, terlalu jauh pembahasan yang aku tuliskan. Hmmm, sehingga aku merasakan bahwa aku masih bahagia menjadi perempuan dan akan bahagia selamanya. Meskipun, di luar sana masih ada saudara-saudara perempuanku yang berjuang untuk  kebebasan mereka. Aku hanya bisa berdoa untuk mereka. Aku tidak sanggup untuk bergabung dengan mereka dalam memperjuangkan sisi perempuan mereka. Aku cukup mengerti apakah itu perempuan dan kedudukannya. &lt;br /&gt;Aku adalah perempuan yang masih sangat sedikit ilmunya. Sehingga aku selalu mengharapkan supaya Allah selalu memberikan aku ilmu hingga aku mati.&lt;br /&gt;By:&lt;br /&gt;Seorang perempuan yang sedang mencoba mengerti apakah hakikat hidupnya&lt;br /&gt;14 May 2009, Thursday 3:45pm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-6687670124153848875?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/6687670124153848875/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=6687670124153848875' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/6687670124153848875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/6687670124153848875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2009/05/perempuan-itu-adalah-perempuan-yang.html' title='Perempuan itu adalah perempuan yang tumbuh dari dirinya sendiri'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-6433972850726543937</id><published>2009-04-17T12:56:00.003+07:00</published><updated>2011-07-25T17:14:24.714+07:00</updated><title type='text'>Persahabatan = Metamorphosis</title><content type='html'>Salam wahai saudara semua....&lt;br /&gt;Hmmm,,,,,&lt;br /&gt;Lama tak menyentuh dunia blogger... Rindu juga....&lt;br /&gt;Akhirnya, fiuuuuuuhhhhh... sempat juga saya mengotak atik blog jelek ini.&lt;br /&gt;Oia, untuk tulisan kali ini, saya akanmembagi cerita tentang persahabatan. Okay, let start...&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah dengar kan lagu : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Persahabatan bagai kepompong, hal yang tak mudah berubah jadi indah...." &lt;/span&gt;yup lagu ini dipopulerkan oleh Sindecosta. Isi lagu ini keren banget. Ya, tema yang diangkat adalah persahabatan itu memerlukan metamorphosis. Butuh waktu lama tapi akan mengahasilkan sesuatu yang indah yaitu kupu-kupu. Dan begitu juga persahabatan, hal ini sangat sulit untuk dibangun dan juga membutuhkan waktu yang sangat lama. Namun, hasil yang akan didapatkan adalah indahnya persaudaraan, silaturrahmi dan romantisnya hubungan pertemanan.&lt;br /&gt;Persahabatan adalah kehidupan indah kedua setelah keluarga. Kehidupan diluar rumah yang penuh dengan berbagai permasalahan akan terasa ringan dengan hadirnya para sahabat. Para sahabat itu adalah para pendengar yang budiman. Para sahabat itu adalah para pembicara yang jujur. Para sahabat itu adalah para diplomat sejati dalam membantu menyelesaikan masalah hubungan sahabatnya. Para sahabat adalah orang yang memeluk dirimu pertama kali ketika dirimu sedih, senang dan juga dirimu dalam keadaan bingung. Sahabat adalah orang yang mengerti kemarahan sahabatnya, mengerti arti senyum sahabatnya dan mengerti arti tatapan para sahabatnya.&lt;br /&gt;Saya menyebutkan para sahabat karena mempunyai satu sahabat tidaklah menyenangkan. Karena mempunyai banyak sahabat adalah hal yang lebih menyenangkan dari pada punya sahabat hanya satu orang saja.&lt;br /&gt;Persahabatan saya dengan para sahabat dan tepatnya disebut dengan "laskar sahabat" semakin hari semakin dewasa dan semakin saling mengerti apa yang telah kami lakukan.  Kami semakin tahu apa itu hidup apa itu mati dan apa itu sahabat. I love u guys....&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini, dengan keadaan yang begitu labil, saya mendapatkan para sahabat yang begitu semangat memberikan saya support untuk menepis semua kelabilan yang sedang menimpa saya. Ya, laskar sahabat :) Mereka selalu berbagi. Tidak hanya senang yang mereka bagi, namun semuanya, sedih, marah, cemburu, muak, gosip, ilmu, uang, hehehhehehhe :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okay, cukup dulu ya? Saya mau kerja sebentar :)&lt;br /&gt;Mau bergabung di laskar sahabat? Kunjungi blog ini :)&lt;br /&gt;Wassalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chayoooo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-6433972850726543937?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/6433972850726543937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=6433972850726543937' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/6433972850726543937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/6433972850726543937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2009/04/persahabatan-metamorphosis.html' title='Persahabatan = Metamorphosis'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-5561038658593007735</id><published>2009-04-03T13:16:00.001+07:00</published><updated>2009-04-03T13:18:29.529+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi Islam'/><title type='text'>Islam; Sebuah Sistem Ekonomi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Islam tak hanya agama, namun juga sebuah sistem ekonomi. Ya, kalimat tersebut adalah perwakilan untuk menunjukkan bahwa Islam tidak semata-mata identik dengan agama. Namun juga sebuah sistem ekonomi. Pastinya sebuah sistem ekonomi merupakan bagian yang tidak akan terpisahkan dari agama itu sendiri. Terlebih lagi sistem ekonomi Islam yang mempunyai kredibilitas tinggi terhadap kerentanan krisis ekonomi.&lt;br /&gt;Islam tidak pernah memisahkan antara kehidupan ekonomi dengan kehidupan spiritualitas. Hal ini tercermin dari setiap kegiatan yang dilakukan oleh Nabi saw selama hidup yang beliau jalani sebagai suri tauladan bagi setiap insan Muslim. Semua sektor kehidupan dilakoni oleh Baginda Muhammad saw dengan pijakan Islam.Termasuk salah satunya sektor ekonomi. Yaitu, sektor yang paling berpengaruh terhadap kemajuan Islam dimasa-masa selanjutnya (Baca Muhammad SAW The Super Leader Super Manager Karangan Dr. Muhammad Syafi’i Antonio, M. Ec halaman 16-19)&lt;br /&gt;Namun, saat ini kita telah sangat jauh meninggalkan tauladan-tauladan yang diberikan oleh Rasulullah saw. Saat ini, hampir semua pelaku ekonomi menganggap bahwa kehidupan ekonomi berdiri sendiri dan tidak ada hubungannya dengan agama. Begitu juga dengan pemikir spiritual, mereka berfikir bahwa kehidupan ekonomi tidak ada hubungannya sama sekali dengan kegiatan shalat, zakat, haji ataupun puasa yang mereka lakukan. Kita juga termasuk salah satu pelaku yang berperilaku seperti itu, sadar ataupun tidak.&lt;br /&gt;Pada dasarnya, Islam mengatur semua kegiatan yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Tidak hanya kehidupan spiritualnya, namun juga kehidupan ekonominya. Semua tata cara tersusun rapi dalam area pengetahuan Islam. Kehidupan bermu’amalah tersaji penuh dalam tatanan pengetahuan fiqh mu’amalah. Transaksi apa saja yang dilakukan semuanya berdasarkan pijakan kepercayaan yang merupakan perwujudan ajaran Islam. Hal inilah yang selanjutnya menjadikan Islam sebagai sebuah sistem ekonomi yang kuat dan saat ini sedang dilirik oleh dunia setelah sistem sosialis, komunis dan kapitalis hancur tak berdaya.&lt;br /&gt;Secara garis besar, ekonomi Islam adalah ekonomi yang memberdayakan sektor riil. Tidak hanya investasi dan spekulasi seperti yang dilakukan oleh sistem ekonomi kapitalis. Islam juga sangat menganjurkan investasi, tapi bukan untuk ajang spekulasi. Melainkan untuk diberdayakan. Investasi yang diinginkan dalam Islam adalah untuk mengumpulkan dana yang selanjutnya akan di berdayakan.&lt;br /&gt;Selain sektor riil, ekonomi Islam juga identik dengan zakat. Yaitu, salah satu media untuk mengedarkan kekayaan sehingga kemakmuran tidak hanya berputar diantara beberapa individu saja (Al Hasyr:7). Zakat akan menyeimbangkan kehidupan ekonomi dan juga kestabilan suatu wilayah pemerintahan. Sehingga pemberdayaan zakat menjadi salah satu hal terpenting untuk dilakukan.&lt;br /&gt;Untuk tulisan kali ini, penulis hanya dapat menoreh sebagian kecil dari sistem ekonomi Islam yang memiliki berbagai solusi untuk berbagai permasalahan ekonomi saat ini. Tentu saja dengan keterbatasan yang penulis miliki. Akhirnya, semoga tulisan ini bermanfaat dan mendapat ridha dari Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan disadur dari berbagai sumber&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-5561038658593007735?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/5561038658593007735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=5561038658593007735' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/5561038658593007735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/5561038658593007735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2009/04/islam-sebuah-sistem-ekonomi.html' title='Islam; Sebuah Sistem Ekonomi'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-3887202792851945764</id><published>2009-04-03T12:59:00.001+07:00</published><updated>2009-04-03T13:14:27.360+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesiaku'/><title type='text'>Kampanye Partai Politik dan Kesadaran Lingkungan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekilas kehidupan kampanye politik di Nanggroe Aceh Darussalam sangat meriah, apalagi dalam masa-masa kampanye mendekati pesta demokrasi untuk pemilihan anggota legislatif yang akan diadakan pada tanggal 9 April 2009. Iklan dan promosi para calon legislatif bertaburan dimana-mana. Ada yang berpenampilan lengkap dengan baju kemegahan Aceh. Ada juga yang sederhana dengan baju kebanggaan masing-masing partai. Berbagai macam penampilan dan gaya calon anggota dewan dapat kita lihat saat ini. Ada yang sangat mewah, sedang-sedang saja, ataupun sangat sederhana juga ada. Ada yang tersenyum menyeringai ramah dan ikhlas, ada yang  cemberut, ada yang membuat senyum nan berwibawa dan ada juga yang terlihat marah saat di foto. Dan yang lebih tragis lagi adalah ada yang menampakkan wajahnya yang seakan-akan berkata:”aku akan menduduki bangku anggota dewan dan meraup uang sebanyak-banyaknya dari tender-tender yang akan ada”. Ada juga yang mewakili wajahnya dengan perasaan “akankah aku sanggup mengembalikan modal yang telah aku habiskan untuk kampanye besar-besaran ini?”. Dan hal ini semua mewakili iklan dan promosi mereka secara manual, yaitu iklan dengan poster, banner di jalan raya dan juga stiker gambar dan lambang partai yang mengusung mereka. Dan stiker ini tertampang hampir di setiap sudut kota di provinsi tercinta ini. Satu lagi, hal ini dilakukan oleh partai lokal maupun nasional.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sadar atau tidak, kehidupan kampanye yang sangat manual tersebut akan memberikan efek terhadap  lingkungan. Percaya atau tidak, banyak pohon yang dijadikan sasaran tempat nongkrong gambar-gambar partai dan calon anggota dewan. Satu hal yang perlu diketahui, pepohonan juga makhluk hidup yang bernafas dan juga kesakitan jika dipaku dengan gambar-gambar  para calon anggota dewan terhormat. Ya, calon anggota dewan kita yang sama sekali tidak berkampanye sedikitpun tentang keharusan masyarakatnya untuk ramah dengan lingkungan, ataupun kekhawatiran mencairnya gunung es di kutub utara atau selatan yang disebabkan oleh memanasnya suhu bumi. Selanjutnya, hampir semua partai merusak pemandangan indah di taman kota maupun puncak-puncak bukit di sekitar kita. Ya, tentu saja dengan bendera-bendera kebesarannya yang akan selalu melelahkan mata. Belum lagi, sampah-sampah kertas hasil dari stiker partai yang berserakan dimana-mana. Bukan subyektif, tapi hal ini memang kenyataan. Peka atau tidak, cobalah perhatikan disekitar objek penempelan stiker, pasti banyak kertas-kertas kuning yang sangat mengganggu. Maaf, kertas kuning yang dimaksud adalah kertas dibelakang stiker, bukan menyebutkan salah satu warna kesayangan beberapa partai. &lt;br /&gt;Bagaimanakah dengan kesadaran kita terhadap lingkungan? Apakah kita sangat egois untuk menganggap bahwa bumi ini hanya untuk manusia? Apakah kita tidak menyadari betapa banyaknya makhluk lain yang menderita hanya karena keinginan kita untuk duduk di bangku dewan? Ya, kita sangat naif dan pura-pura lugu. Dari partai yang beraliran keras hingga partai yang menyanjung asas-asas agama Islam sama saja ketidakpekaannya terhadap lingkungan. Mereka sama-sama melakukan hal yang sebenarnya jauh dari tata laksana kehidupan di bumi Allah ini. Apakah kita tahu, apa yang kita lakukan dengan sampah-sampah hasil kampanye manual tersebut? Apakah kita bisa menjamin Tim Sukses kita mencabut kembali semua yang ditempel, dipaku dan di, di lainnya. Atau kita hanya mengharap pada petugas KIP atau satpol PP yang mencabut? Dan apakah hal ini pernah terbesit dalam konsep kampanye kita?&lt;br /&gt;Dengan bijaksana, sebenarnya kita harus menyadari. Bahwa, kampanye dengan moral dan perbuatan lebih efektif dari pada kampanye iklan bergambar. Kampanye moral dan perbuatan akan sangat murah harganya. Ya, hanya bermodalkan niat tulus dan ikhlas. Dibandingkan dengan kampanye manual yang menghabiskan uang ratusan juta, yang hanya digunakan untuk memampangkan wajah yang sangat tidak ramah di tengah kota. Kampanye moral dan perbuatan kita lakukan bukan tiga bulan sebelum pemilihan, namun jauh sebelumnya. Namun, sepertinya kampanye jenis ini kurang populer dikalangan calon anggota dewan kita. Ya, mungkin mereka berbuat juga, namun mereka hanya turun sesaat sebelum pemilihan dan sesudahnya terlena dengan hembusan pendingin ruangan.&lt;br /&gt;Allah menjadikan bumi ini sebagai tempat bagi manusia untuk berkreasi dan bukan untuk merusak. Sekali lagi, tidak hanya manusia yang tinggal di bumi indah ini, tapi ada juga makhluk lain yang senantiasa berzikir untuk Allah. Banyak hal yang harus kita benah, banyak juga yang harus kita waspadai. Banyak juga yang harus kita pelajari dan banyak juga yang harus kita ubah. Dan sangat banyak hal yang harus kita syukuri. Karena Allah memberikan bumi dengan cuma-cuma dan itu bukan berarti kita bebas merusak dan menghancurkannya. Ibadah tidak hanya dengan membaca kitab kuning. Karena menjaga bumi juga ibadah. Save the earth!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-3887202792851945764?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/3887202792851945764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=3887202792851945764' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/3887202792851945764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/3887202792851945764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2009/04/kampanye-partai-politik-dan-kesadaran_02.html' title='Kampanye Partai Politik dan Kesadaran Lingkungan'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-9130394200821193218</id><published>2009-03-31T15:08:00.000+07:00</published><updated>2009-03-31T15:21:39.792+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liburan'/><title type='text'>Indah dari Allah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/SdHR6QmLEvI/AAAAAAAAABc/-BYDzq2PT2A/s1600-h/PICT0219.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/SdHR6QmLEvI/AAAAAAAAABc/-BYDzq2PT2A/s320/PICT0219.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319263433718960882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar ini saya ambil pada tanggal 23 desember 2008 ketika kami pulang dari Lamno, Aceh Jaya. Hehehhe, aku ambilnya dengan kameranya Aizam. Hihihiihii.&lt;br /&gt;Cantik kan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-9130394200821193218?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/9130394200821193218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=9130394200821193218' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/9130394200821193218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/9130394200821193218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2009/03/indah-dari-allah.html' title='Indah dari Allah'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/SdHR6QmLEvI/AAAAAAAAABc/-BYDzq2PT2A/s72-c/PICT0219.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-2490578966937577473</id><published>2009-03-31T14:42:00.000+07:00</published><updated>2009-04-03T14:16:24.260+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hidupku'/><title type='text'>Aku muncul kembali</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/SdW3qpqqZ9I/AAAAAAAAABs/cSoKBKtgoXs/s1600-h/Solo371.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/SdW3qpqqZ9I/AAAAAAAAABs/cSoKBKtgoXs/s320/Solo371.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320360478175291346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Assalamu'alaikum kawan...&lt;br /&gt;Fiuhhhhhh, akhirnya saya sempat mengedit and juga mengisi blog ini. Maaf sekali kalo ada kawan-kawan yang buka blog ini dan tidak menemukan apa-apa. Hal ini disebabkan karena saya selama ini sibuk dengan thesis. FINALLY, saya udah siapin thesis. But, upssss, saya belum mempertanggungg jawabkannya di depan para lecturer. So, I wait for the final exam(sidang munaqasyah). Hehehhehehe&lt;br /&gt;So. what next? Ya, saya akan mempersiapkan diri untuk apply beasiswa. Cihuyyyyyy.....Itupun kalo saya gak ada yang lamar. Huahahhahhahhaha. Emang ada yang mau ngelamar???? Kalo ada yang khitbah, ya saya akan merubah rencana. Hmmmmm :)&lt;br /&gt;Then, selama ini saya siapin thesis dan juga bekerja. Ya, lumayan capek, tapi sangat menyenangkan. Apalagi dibantu oleh kawan-kawan saya yang sangat banyak memberikan kebahagian buat saya. I love you guys. Udah tiga bulan saya kerja di Organisasi Konferensi Islam sebagai orang tua asuh. Hheheheheh. Saya punya 46 orang anak. Pfiuuuuhhh. Saya senang bisa berbagi dengan mereka. Rasanya sangat aneh jika mereka selalu menunggu saya pada akhir pekan. Aneh, bahagia, lucu dan indah. I feel i am in love with them (^_^). Ya, they are orphans (victims of Tsunami). Ya, udah tiga bulan saya merasakan bahagia dari sisi lain.&lt;br /&gt;Tapi, hiks hiks hiks. Udah hampir 6 bulan I tidak pulang ke kampung halaman. For sure, I rindu berat. Saya rindu akan Bapak, Mak, Abang and juga nenek. Satu lagi Makcik di Lhokseumawe. Ya, I rindu sawah, sungai, gunung, anak kambing, anak ayam, anak sapi dan anak-anak yang lainnya. My family is my life.&lt;br /&gt;Terus, masalah perasaan sang dara saat ini. Hihihihihihi, cie.... Ngomong-ngomong masalah perasaan. I tidak yakin dengan perasaan I saat ini. I feel free. I juga merasa saat ini I menjadi THE REAL ME. Dengan gaya I yang kuno, dekil, cuek, jahat. Ya, ITS ME kawan-kawan. Seorang dara yang sedang mencari kepastian sesuatu. Dan disaat itu, sang dara selalu mendapatkan kepastian CintaNya Allah. For sure, everyday, every single time i get Allah's love.&lt;br /&gt;Enough untuk curhatnya ya. Okay, saya akan upload tulisan-tulisan aku tentang berbagai hal. Insya Allah.&lt;br /&gt;Moga Allah selalu menyayangi kita. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Love and Peace&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dara Adila &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-2490578966937577473?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/2490578966937577473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=2490578966937577473' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/2490578966937577473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/2490578966937577473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2009/03/aku-muncul-kembali.html' title='Aku muncul kembali'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/SdW3qpqqZ9I/AAAAAAAAABs/cSoKBKtgoXs/s72-c/Solo371.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-5707559472129406522</id><published>2008-12-21T18:14:00.000+07:00</published><updated>2008-12-21T18:21:30.686+07:00</updated><title type='text'>Aku Senang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perasaan aku seklarang senang. Aku telah menyelesaikan tugas Kuliah Pengabdian Masyarakat selama 45 hari di pedalaman Aceh Tengah. Senag rasanya bisa kembali melihat kampus, melihat  kawan-kawan, melihat lapangan tugu, melihat dosen-dosen dan melihat yang ada di Darussalam. Sekali lagi karena aku senang dan bahagia. Tapi rasanya sedih juga meninggalkan desa Rutih  yang selama 45 hari aku diami. Kangen juga sama suasana berkabut diatas bukit. Suasana ceria mentari yang agak malu-malu untuk berbagi senyum. Dan juga suasana rumah yang begitu hangat. Hmmm, tak selamanya dua hal keinginan bisa didapatkan dlam satu waktu. Begitu juga aku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-5707559472129406522?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/5707559472129406522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=5707559472129406522' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/5707559472129406522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/5707559472129406522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2008/12/aku-senang.html' title='Aku Senang'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-1061657639113978940</id><published>2008-12-21T18:06:00.000+07:00</published><updated>2008-12-21T18:14:26.185+07:00</updated><title type='text'>Jujur Saja</title><content type='html'>Salam for all...&lt;br /&gt;Jujur sebuah kata yang selalu manusia inginkan. Ya meskipun ia sendiri jarang menggunakan kata-kata kejujuran. Ya tentu saja ia mengharapkan kejujuran dari orang lain. Aku akan bercerita kalo aku ada waktu yang banyak. Untuk saat ini aku hanya bisa mengatakan jujurlah maka kamu akan bahagia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-1061657639113978940?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/1061657639113978940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=1061657639113978940' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/1061657639113978940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/1061657639113978940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2008/12/jujur-saja.html' title='Jujur Saja'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-3012143584121264586</id><published>2008-11-09T13:34:00.001+07:00</published><updated>2010-11-21T19:20:33.755+07:00</updated><title type='text'>Takengon oh Takengon</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/SdWyz2rVMFI/AAAAAAAAABk/scDtSpF3QUU/s1600-h/Solo430.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 358px; height: 233px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/SdWyz2rVMFI/AAAAAAAAABk/scDtSpF3QUU/s320/Solo430.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320355138728439890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum for all&lt;br /&gt;Hi hi hi&lt;br /&gt;I am in the coolest place in Aceh;Takengon Central Aceh.&lt;br /&gt;It is great. So beautiful and the jungle is still virgin!&lt;br /&gt;I will upload the picture of Takengon when I am come back to Banda Aceh. OKay?&lt;br /&gt;You know guys, I live so far away with the civilization. Wooooowww, today i find yhe internet in the downtown, Alhamdulillah. Yes!&lt;br /&gt;I live in Rutih Silih Nara Subdistrict 30 minutes from the downtown, but the village still under of the covered.I do everything in the river, take bath, pop, pee, drink from river water. That is great, never never forgotten. NEVER. If I want to buy something, I must walk untill 10 kilometres. But I like it. So nice people, altough still a lot of magic. Chayoooo. Today (Nov 9 2008,Sunday) I go to the downtown to get internet acces. Hmmmmm. I ride the bike, its cool I ride in the mountain. Can you imagine, its so gourgeuos.&lt;br /&gt;Enough for now.&lt;br /&gt;I must do my job. Okay&lt;br /&gt;Love by Dara in Takengon&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-3012143584121264586?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/3012143584121264586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=3012143584121264586' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/3012143584121264586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/3012143584121264586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2008/11/takengon-oh-takengon.html' title='Takengon oh Takengon'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/SdWyz2rVMFI/AAAAAAAAABk/scDtSpF3QUU/s72-c/Solo430.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655927573154074755.post-3071279444186580968</id><published>2008-10-30T13:24:00.000+07:00</published><updated>2008-10-30T13:29:53.119+07:00</updated><title type='text'>Saleum Teuka</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/SQlUB2hlFeI/AAAAAAAAAAM/Ms6d3WmVmqQ/s1600-h/Ujong+Batee,+Aceh,+Indonesia.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/SQlUB2hlFeI/AAAAAAAAAAM/Ms6d3WmVmqQ/s320/Ujong+Batee,+Aceh,+Indonesia.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262830030352094690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655927573154074755-3071279444186580968?l=darapeace.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darapeace.blogspot.com/feeds/3071279444186580968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7655927573154074755&amp;postID=3071279444186580968' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/3071279444186580968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655927573154074755/posts/default/3071279444186580968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darapeace.blogspot.com/2008/10/saleum-teuka.html' title='Saleum Teuka'/><author><name>Dara Peace</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05737208619903268019</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-QeEGKPCIWM8/Ti1DUXtNeKI/AAAAAAAAAFw/zVR8j0LlLlw/s220/IMG_1736.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_RtHLv0xK30I/SQlUB2hlFeI/AAAAAAAAAAM/Ms6d3WmVmqQ/s72-c/Ujong+Batee,+Aceh,+Indonesia.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
